Selasa, 15 Januari 2013

OCBC NISP Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Senilai Rp3 Triliun



Jakarta, 15 Januari 2013 - Bank OCBC NISP berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp3 triliun. Obligasi ini diterbitkan dalam tiga seri, yaitu Seri A, tenor 370 hari dengan indikasi bunga antara 6,00% sampai dengan 6,75% per tahun, Seri B, tenor dua tahun dengan indikasi bunga antara 6,25% sampai dengan 7,25% per tahun dan Seri C, tenor 3 tahun dengan indikasi bunga antara 6,75% sampai dengan 7,60% per tahun, dimana pembayaran bunga akan dilaksanakan setiap tiga bulan sekali. Penjelasan mengenai penerbitan obligasi tersebut dilakukan pada Due Diligence Meeting & Public Expose di Jakarta.
Presiden Direktur OCBC NISP, Parwati Surjaudaja (kelima dari kiri), Presiden Komisaris Bank OCBC NISP, Pramukti Surjaudaja ( keenam dari kiri) beserta jajaran direksi, dan jajaran penjamin pelaksana emisi obligasi sedang berdiskusi pada pelaksanaan public expose penawaran umum obligasi berkelanjutan 1 Tahap 1 Tahun 2013.

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, "Kami berharap penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 ini akan kembali mendapat sambutan positif dari para investor yang ingin mendapatkan return optimal. Dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk pertumbuhan usaha dalam bentuk penyaluran kredit.”

Dalam penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2013 ini Bank OCBC NISP didukung oleh PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT NISP Sekuritas (terafiliasi) dan PT OCBC Sekuritas Indonesia (terafiliasi) sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi.

Kinerja Keuangan Per 30 September 2012

Bank OCBC NISP per 30 September 2012 memiliki aset Rp71,4 triliun dan laba bersih Rp656 miliar. Bank OCBC NISP juga senantiasa menjalankan prinsip kehati-hatian sehingga tingkat rasio kredit bermasalah/Non Performing Loan (NPL) bersih tetap berada pada level rendah 0,4%, jauh di bawah batas maksimal Bank Indonesia sebesar 5%.

Rasio-rasio keuangan lainnya juga dalam kisaran positif, termasuk kecukupan modal/Capital Adequacy Ratio (CAR) pada 16,7%, Net Interest Margin (NIM) 4,2%, Return On Equity (ROE) 12,1% dan Return On Assets (ROA) 1,8%. Pada periode yang sama, Bank OCBC NISP membukukan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 53,6 trilliun. Bank OCBC NISP juga aktif menjalankan fungsi intermediasinya yang tercermin dari tingginya LDR (Loan to Deposit Ratio) sebesar 93,9%.

Bank OCBC NISP per 30 September 2012 memiliki 380 jaringan kantor di 76 kota, dilengkapi dengan 675 unit ATM dan dapat bertransaksi di lebih dari 57.000 jaringan ATM (termasuk ATM Bersama, Prima, OCBC Bank di Singapura dan BankCard di Malaysia) dengan 6.466 karyawan. Dalam menjalankan bisnis yang berfokus pada bidang UKM dan konsumer, Bank OCBC NISP mendapat dukungan dalam berbagai bidang dari OCBC Bank sebagai pemegang saham pengendali (85,08%). ###

Tidak ada komentar:

Posting Komentar