Medan, 14 Juli 2012 – Tupperware kembali menggelar aksi donor darah dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke 21. Kegiatan yang bertajuk “A Drop for Hopes” yang berlangsung secara rutin sejak tahun 2008 ini merupakan salah satu wujud kepedulian Tupperware pada ketersediaan darah di Indonesia yang idealnya mencapai dua persen dari jumlah penduduk suatu negara. Kegiatan donor darah ini diselenggarakan di Atrium Selatan Plaza Medan Fair serta dibuka dan dihadiri oleh Ir. H. Benny Yuswar, Wakil Ketua Palang Merah Indonesia Sumatera Utara, H. Sudarmaji, Wakil Ketua PMI kota dan Erlangga Dirga perwakilan dari PT Tupperware Indonesia dan didukung oleh komunitas Persatuan Donor Darah Indonesia – Blood4Life.
Pada kegiatan donor darah tahun ini, target Tupperware adalah untuk
memperoleh kurang lebih 200-1500 kantong darah pada setiap kota. Di kota
Medan dan Balikpapan, target yang ditetapkan adalah 300 kantong,
Pekanbaru 200 kantong, Padang, Palembang, Banjarmasin dan Makassar
masing-masing 350 kantong, Lampung Tangerang, Bandung, Surabaya, Jember
masing-masing 550 kantong, Bekasi dan Karawang masing-masing 500
kantong, Yogyakarta dan Semarang masing-masing 700 kantong, Malang 600
kantong, Samarinda 450 kantong, Pontianak 400 kantong, Purwokerto 1.500
kantong, dan Jakarta sendiri ditargetkan mencapai 1.800 kantong.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan angka ideal ketersediaan darah adalah minimal dua persen dari jumlah penduduk suatu negara. Jadi apabila penduduk di Indonesia sekitar 240 juta idealnya stok darah yang tersedia adalah 4,5-4,8 juta kantong. Oleh karena itu, Tupperware bekerjasama dengan PMI untuk menggalakkan aksi donor darah agar kebutuhan darah nasional dapat terpenuhi.
Dr. T Gita Aisyaritha, Direktur UDD PMI Kota Medan, mengatakan “Saat ini, PMI juga sedang menggalakkan donor darah sebagai gaya hidup yang sehat serta dapat menyelamatkan hidup orang lain. Menilik manfaat-manfaat yang diperoleh, masyarakat dapat mengadopsi gaya hidup sehat dengan berdonor darah setiap 2,5-3 bulan sekali.”
Tahun ini, Tupperware menyelengarakan aksi donor darah di 21 kota secara serentak serta bertepatan dengan tema Hari Donor Darah Sedunia yang ditetapkan oleh WHO yaitu “Every Blood Donor is a Hero”. Ibu Nining W. Pernama selaku Managing Director PT Tupperware Indonesia menyatakan “Dengan bertambahnya jumlah kota yang dijangkau, Tupperware berharap kegiatan donor darah mampu menghasilkan 10.000 kantong darah dari 21 kota untuk menambah ketersediaan darah di Indonesia. Oleh karena itu kami mengajak pria dan wanita yang berusia 17-60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kg, tekanan darah 100-180 (sistole) dan 60-100 (diastole) serta memiliki kadar hemoglobin 12,5%-17% untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini.”
Sebagai tambahan, kegiatan donor darah Tupperware dari tahun ke tahun dilaksanakan sejalan dengan filosofi “Caring and Sharing” Tupperware yaitu filosofi untuk peduli dan berbagi. Tupperware secara konsisten mempraktekkan filosofi “Caring and Sharing” dengan dilandasi semangat 3E (Enlighten, Educate dan Empower). Semangat tersebut ditunjukkan pula melalui kegiatan Donor Darah bersama yang telah dijalankan sejak tahun 2008 sebagai perwujudan rasa syukur kala merayakan hari jadi Tupperware Indonesia.
Donor darah, jika dilakukan secara rutin dapat memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan seseorang. Manfaat tersebut antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu menurunkan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis, dan mendeteksi penyakit melalui tes darah dasar.
Selain manfaat medis, donor darah pun erat kaitannya dengan manfaat psikologis, seperti dipaparkan oleh Roslina Verauli, M.Psi, psikolog dari Universitas Tarumanegara Jakarta, menyatakan, “Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, mendonorkan darah juga berdampak baik pada kondisi psikologis kita. Pada saat berbagi darah, kita sedang turut berperan membuat perbedaan besar dalam kehidupan seseorang serta membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan kita terlibat didalamnya. Ketika keberadaan kita berguna dan mampu memberikan secercah harapan bagi org lain, hal itu memberikan perasaan bahagia dan sejahtera secara emosional. Perasaan "berguna bagi sesama" ini merupakan elemen penting dalam menemukan makna & tujuan hidup (meaning & purpose in life).”
Memberi dan berbagi memang mendatangkan kebahagiaan yang luar biasa. Ketika kita mengulurkan tangan untuk menolong sesama dan berbagi dengan kehidupan mereka, kita akan merasakan kebahagiaan yang mendalam dan hidup terasa jauh lebih berarti karena bisa memberi. Selain itu, jika dalam kurun waktu 2,5 - 3 bulan kita sibuk beraktivitas, pada saat mendonorkan darah secara otomatis kita juga mendonorkan waktu bagi sesama kita karena telah merelakan 20 menit dari waktu kita untuk menjalani semua prosedur dan pemeriksaan yang ditetapkan untuk melakukan donor darah.
Mengenai Aksi Donor Darah di 21 kota
21 kota tempat terselenggaranya kegiatan donor darah Tupperware tersebut adalah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Karawang, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Malang, Jember, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Padang, Medan, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Pontianak dan Makassar. Kegiatan donor darah di 21 kota tersebut dibuka dan dihadiri oleh Ketua PMI masing-masing kota tersebut.
###
PT Tupperware Indonesia bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar
aksi donor darah yang diresmikan oleh (dari kiri ke kanan) Perwakilan
dari Persatuan Donor Darah Indonesia – Blood4life Samsudin Zhang, Perwakilan dari Tupperware
Indonesia Erlangga Dirga, Psikolog Roslina Verauli, Direktur Unit
Donor Darah (UDD) PMI Medan Dr. Gita Aisyarita, Wakil Ketua PMI Sumatera
Utara Ir. Benny Yuswar, dan Wakil Ketua PMI Kota Medan S. Sudarmaji.
|
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan angka ideal ketersediaan darah adalah minimal dua persen dari jumlah penduduk suatu negara. Jadi apabila penduduk di Indonesia sekitar 240 juta idealnya stok darah yang tersedia adalah 4,5-4,8 juta kantong. Oleh karena itu, Tupperware bekerjasama dengan PMI untuk menggalakkan aksi donor darah agar kebutuhan darah nasional dapat terpenuhi.
Dr. T Gita Aisyaritha, Direktur UDD PMI Kota Medan, mengatakan “Saat ini, PMI juga sedang menggalakkan donor darah sebagai gaya hidup yang sehat serta dapat menyelamatkan hidup orang lain. Menilik manfaat-manfaat yang diperoleh, masyarakat dapat mengadopsi gaya hidup sehat dengan berdonor darah setiap 2,5-3 bulan sekali.”
Tahun ini, Tupperware menyelengarakan aksi donor darah di 21 kota secara serentak serta bertepatan dengan tema Hari Donor Darah Sedunia yang ditetapkan oleh WHO yaitu “Every Blood Donor is a Hero”. Ibu Nining W. Pernama selaku Managing Director PT Tupperware Indonesia menyatakan “Dengan bertambahnya jumlah kota yang dijangkau, Tupperware berharap kegiatan donor darah mampu menghasilkan 10.000 kantong darah dari 21 kota untuk menambah ketersediaan darah di Indonesia. Oleh karena itu kami mengajak pria dan wanita yang berusia 17-60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kg, tekanan darah 100-180 (sistole) dan 60-100 (diastole) serta memiliki kadar hemoglobin 12,5%-17% untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini.”
Sebagai tambahan, kegiatan donor darah Tupperware dari tahun ke tahun dilaksanakan sejalan dengan filosofi “Caring and Sharing” Tupperware yaitu filosofi untuk peduli dan berbagi. Tupperware secara konsisten mempraktekkan filosofi “Caring and Sharing” dengan dilandasi semangat 3E (Enlighten, Educate dan Empower). Semangat tersebut ditunjukkan pula melalui kegiatan Donor Darah bersama yang telah dijalankan sejak tahun 2008 sebagai perwujudan rasa syukur kala merayakan hari jadi Tupperware Indonesia.
Donor darah, jika dilakukan secara rutin dapat memberikan manfaat yang positif bagi kesehatan seseorang. Manfaat tersebut antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu menurunkan berat badan, mendapatkan kesehatan psikologis, dan mendeteksi penyakit melalui tes darah dasar.
Selain manfaat medis, donor darah pun erat kaitannya dengan manfaat psikologis, seperti dipaparkan oleh Roslina Verauli, M.Psi, psikolog dari Universitas Tarumanegara Jakarta, menyatakan, “Selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, mendonorkan darah juga berdampak baik pada kondisi psikologis kita. Pada saat berbagi darah, kita sedang turut berperan membuat perbedaan besar dalam kehidupan seseorang serta membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan kita terlibat didalamnya. Ketika keberadaan kita berguna dan mampu memberikan secercah harapan bagi org lain, hal itu memberikan perasaan bahagia dan sejahtera secara emosional. Perasaan "berguna bagi sesama" ini merupakan elemen penting dalam menemukan makna & tujuan hidup (meaning & purpose in life).”
Memberi dan berbagi memang mendatangkan kebahagiaan yang luar biasa. Ketika kita mengulurkan tangan untuk menolong sesama dan berbagi dengan kehidupan mereka, kita akan merasakan kebahagiaan yang mendalam dan hidup terasa jauh lebih berarti karena bisa memberi. Selain itu, jika dalam kurun waktu 2,5 - 3 bulan kita sibuk beraktivitas, pada saat mendonorkan darah secara otomatis kita juga mendonorkan waktu bagi sesama kita karena telah merelakan 20 menit dari waktu kita untuk menjalani semua prosedur dan pemeriksaan yang ditetapkan untuk melakukan donor darah.
Mengenai Aksi Donor Darah di 21 kota
21 kota tempat terselenggaranya kegiatan donor darah Tupperware tersebut adalah Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Karawang, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Malang, Jember, Lampung, Pekanbaru, Palembang, Padang, Medan, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Pontianak dan Makassar. Kegiatan donor darah di 21 kota tersebut dibuka dan dihadiri oleh Ketua PMI masing-masing kota tersebut.
###
Tidak ada komentar:
Posting Komentar